Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Sedikit Tentang 15 September

Dari tahun ke tahun,15 September selalu punya kesan tersendiri. 25 tahun silam, di tanggal ini, saya lahir di RSI Aisyiyah Malang. Itulah mengapa Malang selalu punya tempat tersendiri di hati saya. Dulu di masa kelas satu hingga tiga SD, momen 15 September selalu diisi dengan pesta khas anak-anak; diadakan di kelas, lengkap dengan balon, topi warna-warni dan kue tart. Tak lupa, bingkisan turut diberikan oleh teman-teman sekelas. Penggagasnya adalah Eyang Kakung dan Putri dari Ayah. Mereka akan berangkat pagi-pagi benar dari Malang demi merayakannya. Maklum saja, saya adalah cucu pertama. Tahun 2003, saat saya kelas 4 SD, Eyang Putri wafat. Tradisi perayaan ulangtahun di sekolah pun berakhir. Namun, saat kelas enam, saya mengundang teman-teman sekelas ke rumah, dan merayakan 15 September di sana. *** Di tahun-tahun berikutnya, 15 September dilewati dengan cara sederhana. Hanya bertukar ucap selamat-ulangtahun dan terimakasih dari beberapa orang terdekat. Kemudian, makan bersama kedua or

Untukmu di Sepuluh September

Hari ini. Selamat menapaki 27 tahun; Lelaki Kecil berbaju hijau dalam foto ini Nama lengkapmu Raghib Asfahani, diambil dari seorang sejarawan dan sastrawan Islam dahulu Meski kemudian hanya tersisa tiga huruf sebagai nama panggilanmu. Mengenangkan aneka keusilan di masa kecilmu, hingga kamu bermetamorfosis jadi salah satu konsultan terbaikku di beberapa tahun berikutnya. Meski kini sapa tak pernah lagi kita tukar, namun baiknya kabarmu selalu kuharapkan dari sini. Bersama seragam biru Angkatan Udara-mu, Semoga selalu sehat dan lancar bertugas di Tanah Papua sana. Kota kelahiran kita masih setia menanti tiap kepulangan. Di balik hiruk-pikuk, macet, dan udara yang tak sedingin dulu, Kutahu, Malang tetap kamu rindukan. Lengkap dengan kedua orangtua di rumah mungil bercat biru itu. 10 September 2017 Untuk Mas Raghib Asfahani a.k.a Mas Roy