Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2017

Untuk Sahabat 13 Tahun Lalu*

I Sejak 13 tahun lalu, masih kukenali engkau sebagai sosok jenaka Yang masih kirimkan bahagia di tiap gundah hati Yang berteriak lantang demi kembalikan semangat yang pergi Tahun ini, kukenali engkau yang beda Yang simpan amarah dibalik tenangnya raut wajah Yang rawat luka di tengah derai tawa pura-pura Yang tengah mengais serpih semangat yang tersisa Maka, inilah waktuku Mengulas senyum lebar, demi bisa menular padamu Mengirim sebagian kecil semangatku, Serta, tak henti merapal doa, Agar Tuhan mengirim kekuatan untuk temukan dirimu yang kukenal dahulu Aku tahu, raga kita tak pernah dekat Tapi, lihatlah pergelangan tanganmu, Sahabat Rasakan denyut nadimu Dan, ingatlah. Bahwa sesungguhnya kita sedekat itu Dan akan selalu sedekat itu Blitar, 2 Pebruari 2017 II Aku mengerti, adakalanya hidup tak terlihat seperti pemberian, namun lebih seperti paksaan Mungkin itu pula yang telah dan tengah kau rasakan Tapi, seperti kata seorang sahabat baikku yang lain, "kita bisa apa, selain hanya ti

One Little Thing Called Hope : Saat Kenyataan dan Harapan Tak Selalu Sejalan

Identitas Buku Judul                 : One Little Thing Called Hope Penulis              : Winna Efendi Tebal Buku       : 420 halaman Penerbit           : GagasMedia Tahun Terbit    : 2016 Winna Efendi. Saya mengenal penulis ini secara tak sengaja, tepatnya di akhir tahun 2012. Semuanya berkat Afgan, solois yang saya gemari karya-karyanya sejak 2009. Saat itu sedang santer diberitakan, bahwa Afgan akan menjadi salah satu pemeran dalam film layar lebar yang diadaptasi dari novel karya Winna yang berjudul Refrain . Entah mengapa, mendengar kata itu saya langsung tertarik, sekaligus penasaran. Dan akhirnya saya bisa mendapatkan novel Refrain beberapa waktu kemudian. Sejak saat itu, saya selalu memburu novel terbaru Winna. Sedari awal, saya suka gaya berceritanya—mengalir, dengan gaya bahasa yang sederhana. Tema novelnya adalah kehidupan keluarga dan percintaan yang dialami para remaja, tapi lebih kompleks dari teenlit-teenlit lain yang banyak beredar. Winna bisa melihat sisi-sisi lain d