Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2016

Tiga yang Datang Lebih Awal

Semua berawal dari sebuah kabar besar yang dibawa penyanyi pria bermata empat itu—yang telah saya ikuti perjalanan karir bermusiknya sejak tujuh tahun lalu. Dia bilang, album keempatnya yang bertajuk Sides akan hadir serentak di Alfamidi seluruh Indonesia. Terang saja, berita itu membuat saya kegirangan. Akhirnya, album yang sudah ditunggu-tunggu sejak setahun lalu itu benar-benar akan rilis bulan ini. Tapi kemudian, ada mendung yang sekilas menggelayuti hati saya. Sepertinya saya takkan bisa mendapatkan Sides sesegera mungkin. Ya, karena di Blitar tidak ada Alfamidi. Saya harus ke Kediri atau Malang dulu jika ingin mendapatkan album itu. Sementara, untuk saat ini, belum ada waktu luang yang cukup untuk saya bisa pergi ke sana. Untunglah, kegalauan saya sedikit terobati, saat saya menemukan video preview album Sides yang diunggah Trinity Optima di Youtube. Dalam preview album itu, kita dapat mendengarkan cuplikan tigabelas lagu yang ada dalam album Sides. Dari preview -nya saja,

Membuka Kembali Enam Tahun Merah Putih (Pesta Resepsi Berbonus Reuni)

Sumber foto: dok. pribadi Di manapun kalian berada Kukirimkan terimakasih Untuk warna dalam hidupku Dan banyak kenangan indah Kau melukis aku… ♯ Sebenarnya kantuk dan lelah sedang kompak menyerang sekujur tubuhku malam ini. Tapi setelah iseng membuka laptop dan mendengar lagu itu, terekam jelas lagi segala yang terjadi sepanjang siang ini. Dan kuputuskan untuk menuliskannya malam ini juga. Hanya sebuah siang yang singkat, sebenarnya. Bahkan mungkin lebih singkat dari biasanya. Tapi tetap, mau lama atau sebentar, setiap momen yang kualami bersama kalian selalu membekaskan jejak. Meninggalkan kenangan. Sebuah hari yang kunamai The Big Day hadir lagi. Kali ini ia hadir tepat saat penanggalan jatuh di angka tujuh. Kali ini, hari besar itu dibawa oleh sebuah undangan resepsi, dari satu lagi Sahabat Merah Putih yang telah melepas masa lajangnya pada 28 Juli lalu. Jam sebelas siang, terdengar bel dari luar. Buru-buru aku melangkah menuju pintu. Mendapati Pipit yang tengah berdiri di sana samb