Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2014

Ketika Dua Stasiun TV ber-Hari Jadi

Sabtu, 23 Agustus lalu, ada yang berbeda pada malam hari milik RCTI. Jika biasanya rangkaian sinetron seperti Siti Bling-Bling, Tukang Bubur Naik Haji, Catatan Hati Seorang Istri, hingga Kita Nikah Yuk yang menghiasi, kali itu semua kisah absen tayang di layar kaca. Karena RCTI punya acara besar dalam rangka penggenapan usianya menjadi seperempat abad. Ya, Rajawali Citra Televisi Indonesia itu kini berusia 25 tahun! Tak tanggung-tanggung, puncak acara ulangtahun RCTI kali ini dilangsungkan di Gelora Bung Karno, lengkap dengan pengisi acara artis-artis papan atas Indonesia, seperti Agnez Mo, Noah, Ungu, Mahadewa, JKT48, Kotak, Ayu Ting-Ting, juga para penyanyi jebolan talent search RCTI, seperti Regina, Nowela, Husein, dan Virzha Indonesian Idol, juga Fatin Shidqia dan Novita Dewi X-Factor. Dan yang paling membuat heboh adalah kehadiran salah satu ikon K-Pop dunia, Super Junior M. Selama kurang lebih lima jam pertunjukan, yang dipandu oleh lima host ternama, Daniel Mananta, Robby Purb

Untukmu Nusantaraku

Aku anak Indonesia, anak yang merdeka Satu nusaku satu bangsaku satu bahasaku Indonesia…Indonesia…. Hari ini. Di mana, 69 tahun silam Proklamasi menggema di telinga seluruh rakyat, lewat suara Bung Karno yang berapi penuh semangat. Hari ini. Di mana seluruh stasiun televisi berbau merah putih, beraroma khas Indonesia. Kisah sejarah, cerita pahlawan, epik perjuangan, segalanya tertuang lagi hari ini. Di berbagai tempat, belasan puluhan orang berbaris rapat, kibarkan Sang Pusaka beri hormat. Di perkampungan, dalam gang-gang kecil pun mendadak meriah. Belasan puluhan warga menyatu dalam ruah tawa. Ada yang tak patah arang memanjati batang pinang berselimut oli. Ada pula yang setia mendongakkan kepala, menggigiti kerupuk yang tergantung pada tali. Tak ketinggalan, ada yang tak menyerah berlari, meski karung menghalangi. Kesemuanya itu terangkum dalam satu ungkapan; itulah perjuangan. Memang, perjuangan kita masa kini bukan seperti para pahlawan tempo dulu, yang berperang berkawan bambu ru