Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2013

Sabarlah, Nara-ku...

Kinara ♪ Sabar, sabarlah cintaku... Hanya sementara kau harus dengannya Kau harus bersamanya, kini... ♪                 Segera kutekan tombol hijau tanpa melihat nama yang tertulis di layar ponsel, demi menghentikan suara Afgan yang memberitahuku bahwa ada telepon masuk. Huah, siapa pula yang membuat Afgan bernyanyi sepagi ini, bahkan saat aku baru membuka mata?                 “Haloo...” sapaku dengan suara serak, khas orang bangun tidur.                 “Halo! Woy Ra! Jam berapa nih? Lu masih merem?!”                 Aku terlonjak mendengar sapa dan tanya nyaring itu. Kuhela napas panjang sebelum menjawab, sambil kutengok jam weker. Aduh, baru jam lima lebih limabelas.                 “Apaan sih kamu, Arya... Baru juga jam segini! Ada apa?” tanyaku malas.                 “Waah! Gila aja lu! Ini udah siang, Non! Buruan mandi, terus ke sekolah ya! Sarapan di sekolah aja, gue traktir! Gue mau curhat!”                 “Yaaaelah...kamu gangguin aku pagi-pagi cuma mau nyuruh cepet-cepet k