Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2013

Are You Ready to "Nikah Muda"?

Sebuah percakapan pagi, hari ini. "Kalau kamu, gimana, lihat temen-temen kamu yang sekarang udah pada nikah?" Ibuku bertanya sambil menenteng keranjang cucian menuju dapur. Aku yang sibuk melipat baju sejenak menghentikan gerakan tanganku, berpikir. "Hmm...kalau aku, sih, nggak dulu ya, sekarang. Umur segini itu waktunya kita ngurusin hidup kita sendiri, benerin apa yang belum bener, berusaha mencapai apa yang belum kita dapat." Ibu mulai memasukkan baju-baju kotor ke dalam mesin cuci, sambil menukas kata-kataku. "Yaa...tapi kan pandangan hidup setiap orang beda-beda..."   Aku juga kembali menyambung. "Ya, emang beda-beda sih. Bagiku, kalau mereka yang dalam usia segini sudah siap, ya silakan nikah. Kalau aku sih belum..." Nikah muda. Apa yang ada di pikiran kalian saat mendengar dua kata ini? Ah, aku tidak bisa menebak isi otak kalian. Kalau aku pribadi sih, menikah itu artinya sebuah tanggung jawab besar. Tanggung jawab akan segala hal. Dan se

Fans = Setia, Benarkah?

"Kalo aku sih, suka Afgan ya Afgan aja. Gak boleh ada yang lain. Itu namanya gak setia..." Tertegun aku membaca sebaris balasan yang kuterima dalam pesan Facebook. Itu sebaris pesan dari teman sesama Afganisme. Dia merasa kesal, kenapa sekarang hampir semua Afganisme menyukai 3 Composer, grup trio pencipta lagu-lagu Afgan yang sekarang beralih ke dunia tarik suara. Fans = setia, benarkah? Apakah jika kita suka pada satu orang, selamanya kita harus tetap suka pada orang itu, tak boleh suka yang lain, begitu? Kalau aku pribadi sih, bukan tipe penggemar yang seperti itu. Aku memang Afganisme, tapi bukan berarti yang terlalu fanatik hingga menganggap penyanyi lainnya jelek. Aku suka David Noah, Uki Noah, Kevin Vierratale, Armand Maulana, Adera, Fatin XFactor, Nicholas Saputra, Rio Dewanto, Reza Rahadian, bahkan Bemby Noor dan Mario Kacang dari 3 Composer pun aku suka... Bukan berarti tak setia dengan Afgan. Tapi bagiku, ngefans itu artinya mengapresiasi setiap karya yang dibuat