Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Filosofi Kopi 2 : Saat Persahabatan Ben & Jody Kembali Diuji

Akhirnya, rasa penasaran saya akan kelanjutan Filosofi Kopi The Movie tuntas sudah, setelah sempat dilipur sejenak oleh serial Filosofi Kopi yang dapat disaksikan di Youtube. Dalam sekuel kedua ini, tokoh utamanya masih sama, yakni Ben yang diperankan Chicco Jerikho, dan Jody yang diperankan Rio Dewanto. Namun, kali ini ditambah Luna Maya sebagai Tarra, dan Nadine Alexandra sebagai Brie. Juga ada penambahan beberapa aktor pendukung, seperti Ernest Prakarsa dan Tio Pakusadewo. *** Awal film mengisahkan kelanjutan perjalanan kedai Filosofi Kopi keliling Indonesia, yang sedang berhenti di Bali. Perjalanan ini sekaligus untuk mewujudkan misi Ben membagikan kopi buatannya ke seluruh Indonesia. Namun, tiba-tiba salah satu pegawai mereka, Nana mengundurkan diri. Keputusan ini tentu mengejutkan Ben dan Jody. Tak disangka, dua barista mereka, Aga dan Aldi juga mengikuti jejak Nana. Hal ini sempat membuat Ben sedikit emosi. Tapi itu tak menyurutkan niat Aga dan Aldi untuk mundur demi mewujudka

Hadiah Sederhana untuk Sembilanbelas Nopember

Murid baru itu nyatanya mulai mewarnai hidup saya sejak kelas dua; bukan kelas tiga atau empat seperti yang saya ingat. Hah, rupanya sebagian memori tentang Sahabat Merah Putih satu ini sudah tergerus aneka beban dan tanggungjawab yang menyita hampir seluruh ruang di kepala. Maka, saya akan menuliskan segala yang masih saya ingat tentangnya. *** Kehadirannya di kelas B membawa banyak warna baru. Dia langganan rangking satu, menjadi ketua kelas, dan ikut dalam sejumlah lomba. Satu lagi kabar baiknya, gadis cerdas ini salah satu sahabat saya. Dia sering menemani saya berjalan ke mushala sekolah yang terletak di areal bangunan belakang. Lalu sabar menunggui saya yang melepas sepatu dengan sangat lamban. Kemudian membantu saya berwudhu; berdiri di belakang saya dan memegangi agar tak jatuh. Keseimbangan saya memang sangat payah kala itu. Menuju tempat wudhu adalah momok tersendiri. Terpeleset dan jatuh adalah dua yang paling membuat saya khawatir. Ketika shalat usai, tak jarang ia yang mel