Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

Andai di Blitar Ada Ojek Online

sumber gambar: aselimalang.com Ojek online mulai muncul di Indonesia pada tahun 2010, yang diawali dengan Go-Jek. Layanan ojek yang dapat diakses lewat aplikasi pada ponsel ini digagas oleh Nadiem Makarim, seorang pemuda lulusan Universitas Harvard, Amerika Serikat. Meski kemunculan Go-Jek sempat menjadi kontroversi, karena adanya beberapa tukang ojek pangkalan yang tidak setuju dengan adanya layanan ojek online ini, namun lambat-laun layanan transportasi berbasis online lainnya ikut bermunculan. Seperti Grabbike, asal Malaysia yang merupakan pengembangan dari Grabtaxi, lalu Uber asal Amerika, diikuti Bajaj App yang lahir berkat inisiasi Organda DKI Jakarta. Kini ada pula Transjek, Wheel Line, Bangjek, Ojek Syar’i, dan Bluejek. Dengan adanya sarana transportasi online seperti ini, selain bisa mempermudah mobilitas masyarakat, juga mengurangi kemacetan, terutama di kota-kota besar. Di samping itu, tak hanya bisa mengangkut orang, ojek online bisa juga digunakan sebagai pengantar bar

Pada Sebuah Senja; Yang Penuh Kenangan, Penasaran, dan Dilema

Malam ini, sepulang dari sebuah kota yang masih menjadi favorit saya. Meski kini kota itu tak lagi sedingin dulu, juga sudah hampir semacet Surabaya. Begitu keluhan yang saya dengar dari segelintir orang yang telah lama bermukim di sana. Kota ini menjadi favorit, bukan saja karena saya sempat lahir dan tinggal di sana selama beberapa tahun. Tapi kota ini juga menyimpan banyak kenangan, terutama tentang masa kecil dan beberapa momen yang pernah terlewati dangan sejumlah teman lama. ♯ Kali ini saya menyambangi kota itu bertiga saja dengan Ayah dan Ibu. Setelah saya menyelesaikan sebuah urusan di kampus selama hampir dua jam, Ayah menyempatkan diri mampir ke rumah temannya yang tak jauh dari kampus saya. Langit sudah berubah warna—perpaduan jingga, hitam, biru pucat, dan abu-abu saat Ayah menyudahi kunjungannya. Segera kami mencari masjid terdekat demi menunaikan Maghrib. Kemudian, mobil kembali melaju lambat-lambat. Jalanan kota sedang padat, karena hari ini sudah masuk akhir pekan bagi